Ribuan Warga Serbu Taman Stadion Teladan Rayakan Maulid Nabi, Wali Kota Rico Waas Ajak Bersatu Membangun Medan

Setelah waktu Magrib, Taman Stadion Teladan menjadi magnet bagi ribuan warga dari berbagai penjuru kecamatan. Setiap sudut taman dipenuhi oleh keluarga dan kelompok masyarakat yang datang untuk merayakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Setelah waktu Isya, suasana semakin ramai, dengan antusiasme masyarakat yang jelas terlihat dalam merayakan momen berharga ini.
Pentingnya Kebersamaan dalam Pembangunan Kota Medan
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dalam sambutannya menekankan betapa pentingnya peringatan Maulid Nabi sebagai sumber berkah bagi masyarakat dan Kota Medan. Ia berharap acara ini menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan di antara warga.
“Sungguh menggembirakan melihat Stadion Teladan dipenuhi oleh masyarakat dari berbagai kecamatan. Ini adalah indikasi kuat bahwa kita bersatu dalam merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW,” ungkap Rico Waas. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk saling mendukung dalam upaya membangun Kota Medan ke arah yang lebih baik.
Berbagai Tantangan yang Perlu Dihadapi Bersama
Namun, Rico Waas mengingatkan bahwa masih ada banyak tantangan yang harus dihadapi, seperti masalah banjir, geng motor, korupsi, kemacetan, serta isu di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lapangan pekerjaan. “Kota Medan masih memiliki banyak persoalan. Untuk itu, kami memerlukan dukungan dari seluruh masyarakat agar kita bisa bersama-sama menyelesaikannya,” tambahnya.
Ia juga mengakui bahwa pemerintah kota masih memiliki banyak kekurangan. Namun, ia menegaskan bahwa Pemko Medan berkomitmen untuk terus berupaya dan bekerja keras dalam membangun kota ini dengan dukungan masyarakat. “Kami sadar akan kekurangan yang ada, tetapi kami bertekad untuk terus berusaha demi kemajuan Kota Medan yang kita cintai. Dengan dukungan dan doa dari semua, insya Allah, kita bisa membangun Kota Medan bersama-sama,” kata Rico Waas.
Keterlibatan Masyarakat dalam Pembangunan
Rico Waas menegaskan bahwa peran serta masyarakat sangat penting dalam pembangunan Kota Medan. “Medan untuk semua, dan semua untuk Medan,” tegasnya, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi berbagai permasalahan yang ada.
Semaraknya Suasana Peringatan Maulid Nabi
Suasana di Taman Stadion Teladan semakin meriah ketika Ustaz Dr. H. Das’ad Latif mengajak warga dan pemimpin Kota Medan untuk bersalawat bersama. Suara salawat mengalun indah dari ribuan warga yang hadir, menciptakan momen yang penuh khidmat.
Dalam ceramahnya, Ustaz Das’ad Latif mengingatkan kepada umat Islam untuk menjalankan ajaran agama secara komprehensif. Ia menggarisbawahi pentingnya mengikuti ajaran Islam dalam sikap dan perilaku sehari-hari, serta dalam pelaksanaan kewajiban sebagai seorang Muslim.
Pentingnya Etika dalam Menjalani Kehidupan Sehari-hari
Ustaz Das’ad juga mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dalam mengelola harta dan tidak menerima uang dari sumber yang tidak halal. “Rezeki yang baik hanya akan datang dari jalan yang baik dan halal,” tegasnya.
Selain itu, ia mengajak umat untuk tidak malas dalam mendengarkan ceramah dan terus meningkatkan pengetahuan agama. “Menunaikan salat adalah kewajiban utama, baik itu salat lima waktu maupun salat sunah, seperti salat Duha,” tambahnya.
Persiapan Menghadapi Ujian Hidup
Ustaz Das’ad juga menyampaikan bahwa setiap orang pasti akan menghadapi berbagai ujian dalam hidup. Oleh karena itu, umat diminta untuk mempersiapkan diri dengan keimanan, kesabaran, dan keteguhan hati. “Kita tidak boleh hanya mengandalkan kemampuan diri sendiri, tetapi harus selalu memohon pertolongan dari Allah SWT,” ujarnya. Doa dan tawakal menjadi kunci dalam menghadapi setiap masalah yang dihadapi.
Partisipasi Pejabat dan Masyarakat dalam Acara
Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Medan, Zulkarnaen, serta Sultan Deli ke-14, Tuanku Sultan Mahmud Arya Lamantjiji Perkasa Alam, dan Pejabat Sekretaris Daerah Medan, Erfin Fachrurrazi. Hadir pula pimpinan perangkat daerah, camat, dan lurah di lingkungan Pemko Medan, menambah kehangatan acara tersebut.
Pengembangan Budaya dan Agama di Kota Medan
Peringatan Maulid Nabi ini merupakan bagian dari program pengembangan budaya dan keagamaan yang dijalankan oleh Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat keimanan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk berpartisipasi, berkarya, dan menunjukkan prestasi mereka.
Acara yang Menghibur dan Mendidik
Rangkaian acara juga dimeriahkan dengan pembacaan Al-Qur’an oleh Humaira Azzahra Asri Lubis, yang merupakan Juara II MTQ Nasional 2026 di Semarang. Selain itu, penampilan dai cilik Kota Medan, Khadijah Khalilurrahman dan Uwaiz Yazid Al-Khalifi Butar-butar, turut menyemarakkan acara, menambah keceriaan dan makna peringatan Maulid Nabi kali ini.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan yang kuat dari masyarakat, peringatan Maulid Nabi di Taman Stadion Teladan menjadi lebih dari sekadar acara seremonial. Ini adalah wujud nyata dari upaya bersama untuk membangun Kota Medan yang lebih baik, lebih harmonis, dan lebih berkeadilan. Mari terus dukung dan terlibat dalam pembangunan yang berkelanjutan demi kebaikan bersama.