Permata Bank Tawarkan Tiga Perspektif untuk Memahami Kekayaan Nasabah Secara Holistik

Kekayaan nasabah sering kali dipersepsikan hanya dalam konteks finansial, tetapi sebenarnya mencakup dimensi yang jauh lebih luas. Dalam acara edukasi Wealth Wisdom yang berlangsung pada Rabu, 23 September 2026 di JW Marriott Medan, Permata Bank mengajak para nasabahnya untuk mendalami kekayaan dari tiga perspektif yang berbeda. Pendekatan ini bertujuan untuk menggugah kesadaran bahwa ketangguhan seseorang bukan hanya diukur dari nilai aset yang dimiliki, tetapi juga dari aspek personal yang sangat penting.
Menemukan Makna Kekayaan yang Lebih Dalam
Acara Wealth Wisdom 2026 menekankan bahwa kekayaan tidak hanya berhubungan dengan pertumbuhan aset, melainkan juga kesiapan untuk menghadapi berbagai fase kehidupan. Melalui serangkaian sesi, para narasumber berbagi pandangan tentang bagaimana kekayaan secara holistik dapat dicapai dan dikelola.
Mewariskan Kepercayaan: Kunci dari Ketangguhan Keluarga
Pembicara pertama, Dahlan Iskan, yang menjabat sebagai Menteri Negara BUMN pada periode 2011-2014, membuka sesi bertajuk “Beyond Wealth: A Legacy That Lasts” dengan pertanyaan provokatif: “Apa musuh terbesar orang tua?” Ia menjelaskan bahwa ketakutan, terutama yang berkaitan dengan masa depan anak, sering kali menjadi penghalang bagi orang tua untuk melepaskan kendali. Menurutnya, ketakutan ini adalah hal yang wajar, namun orang tua perlu belajar untuk memberikan kepercayaan secara bertahap kepada anak-anak mereka.
Dahlan juga menyoroti dua ketakutan paling umum yang dihadapi orang tua saat ini, yakni kekhawatiran tentang kecerdasan anak dan kesehatan diri mereka sendiri. Ketakutan ini mendorong orang tua untuk terus mencari cara terbaik untuk mendukung pendidikan dan kesehatan anak.
Ia menawarkan pendekatan sederhana untuk memberikan kepercayaan finansial kepada anak, seperti memberikan tanggung jawab kecil yang diawasi, sebelum memperluas kepercayaan tersebut. Menariknya, ia memandang kegagalan sebagai bagian dari proses pembelajaran yang penting bagi anak. “Jika pada usia 28 hingga 32 tahun anak mengalami kegagalan, orang tua seharusnya merasa bangga, karena anak tersebut telah memasuki ‘universitas kegagalan’,” ujarnya.
Mengelola Kesehatan untuk Memperkuat Ketahanan Mental
Sesi berikutnya, “Healthy Body, Resilient Mind,” diisi oleh dr. Gia Pratama dan dr. Faris Basalamah, yang menggarisbawahi pentingnya kesehatan dalam membangun ketangguhan. Mereka menekankan perlunya mengenali sinyal tubuh dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai bagian dari strategi hidup yang sehat.
“Keraguan adalah musuh utama kita. Banyak orang yang menganggap gejala ringan seperti masuk angin, padahal itu bisa jadi tanda serangan jantung,” ujar dr. Gia. Dr. Faris menambahkan bahwa serangan jantung sering kali terjadi tanpa gejala yang jelas, sehingga pemeriksaan kesehatan seperti pengukuran tekanan darah perlu dilakukan secara berkala.
Keduanya sepakat bahwa membangun kebiasaan sehat sejak dini adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang. “Olahraga terbaik adalah yang dilakukan secara rutin, tidak peduli bentuknya, yang penting adalah jantung kita tetap aktif,” ujar dr. Gia.
Mengantisipasi Risiko dalam Investasi
Sesi terakhir, “Reading the Market, Building the Future,” dipandu oleh Heriyanto Irawan dan Antony Dirga, yang mengajak para nasabah untuk melihat investasi dari sudut pandang risiko. Mereka menekankan bahwa seorang investor yang bijak perlu memahami profil risiko sebelum mengejar potensi keuntungan.
“Investasi itu ibarat melihat cuaca. Terkadang kita merasa nyaman untuk berinvestasi, tetapi kita sering kali tidak memperhatikan risiko yang ada,” ungkap Heriyanto. Antony menambahkan bahwa dalam pasar yang dinamis, pemahaman tentang profil risiko dan strategi diversifikasi sangat penting untuk pengelolaan portofolio yang efektif.
Membangun Kekayaan Secara Holistik
Inisiatif Wealth Wisdom 2026 dari Permata Bank menunjukkan bahwa membangun kekayaan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan aset, tetapi juga pada pengelolaan nilai dan keputusan yang bijak. Dengan pendekatan yang lebih komprehensif, nasabah diajak untuk mempersiapkan masa depan mereka dengan lebih baik.
Informasi Lebih Lanjut
Bagi mereka yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang Wealth Wisdom 2026, informasi dapat diakses di situs resmi Permata Bank. Di sana, nasabah akan menemukan berbagai sumber daya yang dirancang untuk membantu mereka memahami kekayaan nasabah secara holistik.
Tentang Permata Bank
Permata Bank merupakan bank lokal yang memiliki visi regional dan jaringan global, serta termasuk dalam sepuluh bank teratas di Indonesia dalam hal aset. Bank ini terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan kode BNLI dan memiliki pemegang saham pengendali Bangkok Bank Public Company Limited. Inovasi digital menjadi fokus utama Permata Bank, yang saat ini melayani lebih dari 6,6 juta nasabah di 81 kota di seluruh Indonesia.
Per 31 Juli 2026, Permata Bank memiliki 198 kantor cabang dan kantor kas, serta akses ke 834 lokasi ATM dan lebih dari 22.000 outlet tarik tunai tanpa kartu. Nasabah juga dapat mengakses lebih dari 100.000 ATM di seluruh dunia yang terhubung dengan jaringan Visa, Mastercard, Cirrus, dan lainnya.
Permata Bank telah menerima sejumlah penghargaan, termasuk predikat Top 3 dalam Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2026 dan Best Corporate Emission Reduction Transparency Awards 2026 dari Investortrust.id. Bank ini juga diakui dalam berbagai kategori oleh lembaga-lembaga terkemuka, menunjukkan komitmennya terhadap layanan dan inovasi yang berkualitas.
Melalui pendekatan ini, Permata Bank berupaya untuk tidak hanya menjadi penyedia layanan perbankan, tetapi juga mitra strategis dalam membangun kekayaan nasabah secara holistik.



