Kejadian Pencurian di Perumahan Bater Residence Perbaungan Terungkap

Kejadian mencengangkan terjadi di kompleks perumahan Bater Residence, Perbaungan, di mana dua pelaku pencurian dengan pemberatan berhasil diungkap dan ditangkap oleh aparat kepolisian setempat.
Penangkapan Pelaku
Unit Reskrim Polsek Perbaungan menunjukkan kinerja impresif dengan berhasil menangkap tersangka pencurian, Suliadi alias Adi Benget (31). Penangkapan ini merupakan hasil dari serangkaian penyelidikan yang detail dan mendalam.
Peristiwa Pencurian
Perbuatan nekat ini terjadi pada Minggu, 20 Juli 2025, sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, korban yang bernama Melly Christina Damanik (35), seorang dokter yang tinggal di Blok A6 Perumahan Bater Residence, baru saja tiba di rumah dari tempat kerjanya.
Melly terkejut melihat rumahnya dalam keadaan berantakan. Pintu kamar utama, pintu ruang tengah, dan jendela dapur tampak rusak, seolah-olah telah dipaksa dibuka oleh pelaku. Melly kemudian memeriksa rumah dan menemukan bahwa beberapa barang miliknya telah hilang.
Barang-barang berharga seperti cincin emas, kalung, gelang emas, dan hard disk CCTV yang berisi rekaman aktivitas di rumahnya, hilang dibawa pelaku. Akibat kejadian ini, Melly mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp30 juta.
Penyelidikan dan Pengungkapan Pelaku
Kapolsek Perbaungan, AKP Japri Binsar H Simamora, mengungkapkan bahwa kejadian ini langsung dilaporkan ke pihak kepolisian, dan segera dilakukan penyelidikan. Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, polisi berhasil menemukan beberapa petunjuk yang membantu mengarahkan mereka ke pelaku.
Modus Operandi Pelaku
Menurut AKP Simamora, pelaku berhasil memasuki rumah korban dengan cara yang cerdik. Mereka mencungkil jendela belakang dan memotong teralis dengan tang potong untuk melancarkan aksinya. Setelah berhasil masuk, mereka mengambil perhiasan berharga yang ada di kamar tidur korban.
Penangkapan dan Pengungkapan Pelaku
Setelah melakukan penyelidikan intensif, tim opsional Polsek Perbaungan yang dipimpin oleh IPTU Tri Pranata, berhasil mengidentifikasi salah satu pelaku. Suliadi alias Adi Benget ditangkap di tempat persembunyiannya, di Dusun I Desa Lubuk Cemara, Kecamatan Perbaungan.
Suliadi tidak hanya mengakui telah melakukan aksi pencurian di rumah korban, tetapi juga mengungkapkan keterlibatannya dalam serangkaian pencurian sepeda motor di 11 TKP lain di wilayah Perbaungan. Ia juga mengaku beraksi bersama rekan kerjanya, Lian Pramana Harahap (32), yang telah lebih dulu ditangkap pada 26 Oktober 2025, dalam kasus yang serupa.
Pengungkapan Barang Bukti
Hasil penggeledahan menghasilkan sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan keterlibatan Suliadi dalam aksi kriminal lainnya. Antara lain dua unit sepeda motor, yaitu Honda Vario tanpa plat nomor dan sepeda motor merek KTM rakitan Cina, serta kaos oblong biru langit yang diduga dikenakan pelaku saat melakukan pencurian.
Proses Hukum dan Pengembangan Kasus
Tersangka Suliadi dan rekannya kini sedang menjalani proses hukum di Polsek Perbaungan, dengan petugas terus melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan mereka dalam kejahatan lain.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan. Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu berwaspada dan melaporkan segera jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan mereka.
Pentingnya Keamanan
Mengingat modus operandi pelaku, yaitu merusak pintu atau jendela untuk masuk, warga diimbau untuk memastikan rumah mereka terkunci dengan baik dan memperkuat sistem keamanan, seperti memasang teralis atau alarm.
Pengaruh Pengungkapan Ini
Pengungkapan ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan dan memberikan rasa aman kembali kepada warga Perbaungan, khususnya di Perumahan Bater Residence yang sempat merasa khawatir setelah kejadian ini. Polisi berjanji akan terus bekerja keras untuk memberantas kejahatan dan memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.
Saat ini, Suliadi alias Adi Benget sudah ditahan di sel tahanan Polsek Perbaungan, dan penyidikan lebih lanjut terus dilakukan. Kepolisian juga masih membuka kemungkinan untuk menggali informasi lebih dalam terkait jaringan atau komplotan yang terlibat dalam aksi kriminal ini.
