Desa Percut Jadi Model Unggulan, Pemkab Deli Serdang Libatkan Seluruh Unsur Kecamatan

Di tengah meningkatnya masalah peredaran narkoba di Indonesia, Desa Percut di Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, menjadi contoh nyata dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), menginisiasi program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) yang melibatkan semua unsur masyarakat dan pemerintah. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman dari narkoba, tetapi juga untuk memberdayakan seluruh elemen desa dalam menangani masalah yang krusial ini.

Rapat Koordinasi Lintas Sektoral

Pada hari Selasa, 7 April 2026, Pemkab Deli Serdang mengadakan rapat koordinasi lintas sektoral yang dihadiri oleh berbagai perwakilan dari unsur pemerintah dan masyarakat. Rapat ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam pelaksanaan program Desa Bersinar di Desa Percut. Kehadiran Kepala BNN Kabupaten Deli Serdang, Kapolsek Medan Tembung, Danramil Kecamatan Percut Sei Tuan, Camat Percut Sei Tuan, serta para kepala desa se-Kecamatan Percut Sei Tuan menambah bobot kegiatan ini.

Suasana rapat berlangsung serius namun tetap hangat, dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan diikuti oleh doa bersama. Pemaparan dari para narasumber menjadi agenda utama, dengan harapan bisa memberikan wawasan yang lebih luas kepada peserta mengenai pentingnya upaya pencegahan narkoba.

Pentingnya Keterlibatan Masyarakat

Kepala Desa Percut, Asyhari Syah, mengungkapkan rasa terima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini di desanya. Ia menyatakan harapannya agar momentum ini menjadi langkah awal untuk memberantas peredaran narkotika di wilayahnya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Deli Serdang. Dari Desa Percut, kami ingin seluruh desa di Kecamatan Percut Sei Tuan dapat mencapai status Desa Bersih Narkoba,” ujarnya.

Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, juga menggarisbawahi pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan. “Seluruh jajaran pemerintah desa dan masyarakat harus bersinergi untuk melaporkan setiap indikasi peredaran gelap narkotika,” tegasnya.

Komitmen Bersama untuk Generasi Muda

H. Rakhmad Syah, anggota DPRD Deli Serdang, mengajak masyarakat untuk mendukung penuh program ini demi menyelamatkan generasi muda. “Pencegahan harus dimulai dari tingkat desa agar tercipta kabupaten yang bersih dari narkoba. Ini juga akan meningkatkan kepedulian kita terhadap masa depan generasi muda,” katanya. Pernyataan ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi isu yang kompleks ini.

Kombes Pol Dr. Josua Tampubolon, Kepala BNNK Deli Serdang, menambahkan bahwa keterlibatan semua elemen masyarakat sangat vital dalam pelaksanaan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). “Kepala desa dan lurah harus mengetahui titik-titik rawan, melakukan pemetaan secara ketat, dan melaporkannya kepada BNNK serta instansi terkait,” ujarnya. Ia menegaskan komitmennya untuk melindungi masyarakat yang berkontribusi aktif dalam upaya pemberantasan narkoba.

Dialog Interaktif untuk Aspirasi Masyarakat

Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif. Banyak peserta yang menyampaikan aspirasi dan menyatakan kesiapan untuk terlibat aktif dalam mendukung program Desa Bersinar. Ini menunjukkan adanya antusiasme dari masyarakat untuk berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman.

Menutup kegiatan, perwakilan kepala desa se-Kecamatan Percut Sei Tuan, H. Adi Kustiono, menegaskan komitmen bersama seluruh jajaran pemerintah desa dan kelurahan. “Kami siap bersinergi dengan BNNK Deli Serdang dan instansi terkait untuk menciptakan desa dan kelurahan yang Bersinar melalui program P4GN,” tegasnya. Komitmen ini mencerminkan harapan besar untuk mengatasi masalah narkoba di tingkat desa.

Strategi Menuju Desa Percut Model Unggulan

Desa Percut tidak hanya sekadar menjadi lokasi pelaksanaan program Desa Bersinar, tetapi juga berambisi untuk menjadi model unggulan dalam pencegahan narkoba. Dalam upaya ini, penting bagi masyarakat untuk memiliki pemahaman yang jelas tentang dampak negatif narkoba dan bagaimana cara pencegahan dapat dilakukan.

Program Edukasi dan Kesadaran

Program edukasi dan sosialisasi menjadi salah satu langkah awal dalam menciptakan Desa Percut model unggulan. Beberapa inisiatif yang dapat dilakukan antara lain:

Dengan melibatkan semua unsur masyarakat, Desa Percut dapat menjadi teladan bagi desa-desa lain dalam upaya memberantas peredaran narkoba. Kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Peran Pemerintah dan Stakeholder Lainnya

Pemerintah daerah memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung program ini. Dukungan yang diberikan dapat berupa pendanaan, pelatihan, dan penyediaan fasilitas yang diperlukan. Selain itu, keterlibatan stakeholder lain seperti lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan sektor swasta juga sangat diperlukan.

Keterlibatan Lembaga Pendidikan

Lembaga pendidikan memiliki tanggung jawab moral untuk mendidik generasi muda tentang bahaya narkoba. Melalui program-program pendidikan yang terintegrasi, siswa dapat diberikan pengetahuan dan keterampilan yang baik sejak dini. Beberapa langkah yang dapat diambil oleh lembaga pendidikan meliputi:

Dengan langkah-langkah tersebut, lembaga pendidikan dapat berkontribusi dalam menciptakan kesadaran dan pengetahuan yang lebih baik bagi generasi muda, sehingga mereka dapat terhindar dari pengaruh negatif narkoba.

Membangun Sinergi Antara Pemerintah dan Masyarakat

Sinergi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci sukses dalam program Desa Bersinar. Pemerintah tidak hanya bertanggung jawab dalam merumuskan kebijakan, tetapi juga harus mampu menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat. Beberapa cara untuk membangun sinergi ini antara lain:

Dengan membangun hubungan yang baik, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih aman dan bersih dari narkoba.

Meningkatkan Kesadaran melalui Kegiatan Sosial

Kegiatan sosial dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba. Dengan melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan, mereka akan lebih mudah memahami pentingnya menjaga lingkungan dari pengaruh negatif. Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan antara lain:

Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya dapat meningkatkan kesadaran, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga, sehingga dapat menciptakan ikatan sosial yang lebih kuat.

Monitoring dan Evaluasi Program

Monitoring dan evaluasi merupakan tahap penting dalam setiap program. Dalam konteks Desa Bersinar, penting untuk melakukan evaluasi secara berkala untuk mengukur keberhasilan program dan mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki. Beberapa langkah yang dapat diambil adalah:

Dengan melakukan monitoring dan evaluasi yang efektif, program Desa Bersinar dapat terus ditingkatkan dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Kesimpulan

Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai stakeholder, Desa Percut berpotensi menjadi model unggulan dalam pencegahan narkoba. Dengan komitmen yang kuat, edukasi yang tepat, dan keterlibatan aktif dari semua elemen, Desa Bersinar bukan hanya cita-cita, tetapi sebuah realitas yang dapat diwujudkan. Upaya ini bukan hanya untuk masa kini, tetapi juga untuk masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Exit mobile version